Gue emang anak yang sial. Gue jarang mendapatkan keberuntungan. Selalu sial, sial, dan sial. Termasuk soal cinta. Saat ini gue akan menceritakan kesialan gue soal cinta.
-------------------------------------------------------------------
Cinta pertama gue termasuk kisah cinta yang bisa dibilang gila. Kenapa gila? Ya, karena emang gila! ( ? ). Cinta pertama gue terjadi ketika gue masih duduk di kelas 4 SD. Ya, itu lah hal pertama yang gue bilang gila. Umur sekecil itu gue udah punya pacar. Dan gilanya lagi, cinta gue saat kelas 4 SD itu bermulai dari sang cewek. Dia yang suka duluan sama gue, dan dia juga yang nembak gue. Huft cewek itu adalah cewek ter-gentle yang pernah gue kenal ( ? ). Kemudian, hal gila selanjutnya adalah: cinta pertama gue hanya berlangsung selama 1 hari. Dan anehnya, karena dulu gue masih belum punya handphone, selama cinta satu hari itu (bukan ‘Cinta Satu Malam’) gue dan sang cewe itu sama sekali gak ada yang namanya contact-contactan. Kemuadian keesokan harinya gue putus dengan sang cewek. Yang mutusin dia. Gue juga gak tau kenapa tuh cewek mutusin gue. Tapi.. biarlah, emang waktu itu berpikir gue masih belum ngerti tentang cinta dan gue juga belum pantas untuk melakukannya. Dan gue sangat malu ketika ada yang nanya ke gue ‘bagaimana cerita tentang first love gue’ .
-------------------------------------------------------------------
Kemudian kegagalan kedua gue soal cinta adalah: gue dan cewek gue berbeda 2 tahun lebih tua si cewek. Yah, cerita cinta gue yang kedua ini emang malu-maluin. Orang-orang selalalu bilang gue dan cewek gue saat itu sangat gak cocok. Kata mereka yang bilang seperti itu sih… Muka cewek gue dulu terlalu kayak tante-tante haha. Gue ngakak. Tapi gue liat-liat emang bener sih. Dan gue juga bingung, kenapa gue bisa suka sama seorang tante-tante yang suka mejeng di acara-acara arisan. Kemudian, malu-maluinnya karena setiap ada orang yang nanya ke gue, gue harus selalu menyimpan malu yang teramat sangat dalam.
Suatu saat temen gue bertanya lewat facebook.
‘Den, udah punya cewek belum lo?’
‘Udah dong’ dengan PD tingkat tinggi gue menjawab ‘tampang kayak gue ga punya cewe? Malu-maluin!’ (padahal tampang gue jelek).
‘Wow hebat lu ternyata. Cakep ga cewek lo?’ temen gue bertanya lagi.
‘Pastinya lah. Mana mau gue pacaran sama orang jelek. Pasti gue nyari pacar yang se-level dong’ (berarti sama jeleknya sama muka gue).
‘Oke lah. Cewek lo punya fb ?’
‘Punya. Kenapa?’
‘Gak apa-apa. Gue Cuma mau liat kayak gimana sih muka cewek lo. Boleh kan?’
‘Boleh kok. Liat aja relationship status gue. Di situ kan ada nama cewek gue, lo klik aja namanya’
Hening sebentar.
‘Hahahaha’ temen gue ketawa tiba-tiba.
‘Kenapa lo?’ tanya gue.
‘Hahaha. Cewek lo. Kayak gitu lo bilang cantik? Yakin? Muka kayak tante-tante gitu lo bilang cantik. Emang lo seumuran? Kok kayaknya cewek lo TUA banget?’
Dengan kata ‘tua’ yang diketik dengan huruf besar itu gue malu. Malu banget! Gue yang udah ngebangga-banggain diri gue dan cewek gue di awal chat jadi harus menanggung malu yang sangat dalam di akhir chat. karena gue udah gak tau harus ngasih alasan apa, jadi gue offline-in aja chat gue saat itu.
Akhirnya, gak beberapa lama setelah kejadian itu gue putus dengan cewek gue yang kedua.
-------------------------------------------------------------------
Lanjut ke cerita cinta gue yang ketiga yang Alhamdulillah masih berlangsung hingga sekarang ini.
Cewek gue kali ini emang seumuran, dan mukanya cantik banget! Kali ini kata orang-orang, cewek gue yang sekarang emang bener-bener cantik, gak kaya cewek gue yang kedua itu. Gue juga gak tau kenapa cewek secantik cewek gue yang sekarang bisa suka sama cowok pendek dan jelek kayak gue ini. Cewek gue yang ketiga namanya Nadya Maudy Juliana (namanya aja udah cantik, gimana orangnya? :D ). Gue sama dia jadian tangal 29 September 2010. Dan gue sangat sayang sama dia :* . Next, kemaluan yang harus gue tanggung sekarang ada dua, yaitu: 1) Muka gue dengan cewek gue sangat jauh berbeda. Cewek gue cantik, guenya... doomsday . 2) Cewek gue badannya tinggi banget, sedangkan gue… ah gak penting ngomongin tinggi badan gue. Tinggi gue dan cewek gue berbeda sekitar 5-7 cm-an lah atau mungkin lebih –_-
Gue sangat takut dan malu jika suatu saat gue lagi jalan ke mall sama cewek gue, dan ada orang yang memperhatikan gue dan cewek gue dengan lirikian mata yang tajam dan memasang muka yang sinis. Gue gak tau apa yang ada di pikiran orang itu. Mungkin aja orang itu bilang ‘Itu kok orang cantik mau aja jalan sama supirnya?’ atau ‘Cewek cantik itu jaan sama makhluk dari planet mana?’ (langsung ada informasi untuk penyelamatan diri dari mall yang sedang dijajah Alien. Kemudian, datang segerombolan anggota SAS yang di utus oleh PBB untuk memusnahkan gue dan makhluk-makhluk sebangsa gue yang ada di mall itu). Ya, ini emang konyol banget.
Lanjut. Gue gak tau harus berbuat apa agar mereka menghilangkan dan merubah pikiran-pikiran mereka yang membuat gue sangat malu. Kadang, terlintas ide-ide gila gue untuk menyingkirkan pikiran-pikiran aneh mereka terhadap hubungan gue dan cewek gue. Ide-ide tersebut adalah sebagai berikut:
1) Gue datang ke tempat vermak wajah untuk mem-vermak muka gue agar menjadi seperti Ricardo Kaka’. Sulit untuk dibayangkan, tapi pasti orang-orang yang sebelumnya berpikir buruk itu akan merubah pikiran mereka.
2) Setelah muka gue yang jadi mirip sama Ricardo Kaka’, gue masih punya satu kekurangan. Yaitu tinggi badan gue. Gu juga sempet berpikir gimana caranya biar gue jadi lebih tinggi dari cewek gue. Dan terlintas lagi ide-ide gila gue:
a) Setiap pergi kemana-mana gue akan pake sepatu hak tinggi yang tingginya 15-20 cm yang akan tertutupi oleh celana panjang yang panjangnya bisa menutupi sepatu hak tinggi yang akan gue pake. Dengan resiko cara jalan gue yang akan berubah menjadi seperti banci-banci yang tiap sat-night mangkal di Taman Lawang.
b) Gue akan buat sendiri alat penarik badan biar badan gue cepet tinggi. Dan gue akan pake alat itu setiap malam, setiap gue tidur. (Oke, ide gue yang ini emang ide anak TK banget, tapi gue harap ide ini berhasil)
Dan PERFECT! Jadilah gue sebagai orang berwajah ganteng dengan badan tinggi yang akan menjadi idaman setiap wanita. Dan mungkin orang-orang yang sempat berpikiran aneh tentang gue dan cewe gue akan berubah pikiran dan bilang ‘Wow! Pasangan itu klop banget!’ (bukan iklan coklat ‘top’).
“Tapi, bagaimana pun gue sekarang ini, katanya cewek gue akan menerima gue dengan segala kelebihan dan kekurangan gue. Dan gue pun akan begitu sama dia. ILYSM Nadya Maudy Juliana :)”
Notes:
Judul post ini adalah ‘Bick Buck’ bukan ‘Dick Duck’ (arti: ‘Titit Bebek’) karena sudah banyak orang yang salah membacanya. Dan gue juga akan bingung bila memikirkan pertanyaan orang yang salah membaca judul post gue ini ‘apakah bebek punya titit atau tidak?’ menurut lo bebek punya titit nggak? Kirim jawaban lo ke email gue: rizky.deni@gmail.com GUE TUNGGU YA!
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNGAKAK NGAKAK NGAKAK
BalasHapus